Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHNasionalPersPolitikTNI/POLRI

Lurah Bukit Sari Tegaskan Netralitas, Ajak Warga Akhiri Konflik Pemilihan RT 06

50
×

Lurah Bukit Sari Tegaskan Netralitas, Ajak Warga Akhiri Konflik Pemilihan RT 06

Sebarkan artikel ini
Lurah Indri octa menjadi penengah antara Paslon RT dengan Panitia 7
Lurah Indri octa menjadi penengah antara Paslon RT dengan Panitia 7

Pangkalpinang ,Faktababelnews.id Kisruh yang terjadi dalam proses pemilihan Ketua RT 06 di Kelurahan Bukit Sari, Kecamatan Gerunggang, mendapat tanggapan langsung dari Lurah Bukit Sari, Indri Octania. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berpihak kepada pihak mana pun dan hanya menginginkan situasi masyarakat tetap aman dan kondusif.sabtu 18/04/26×

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya klaim dari Rahmat, yang tergabung dalam Panitia 7, yang dinilai kurang tepat. Indri menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil semata-mata untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan warga.

“Saya hanya ingin melihat warga kami aman, damai, dan sejahtera. Tidak ada kepentingan lain. Semua masyarakat Kelurahan Bukit Sari memiliki hak yang sama sebagai Warga Negara Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai RT atau RW, selama memang sudah siap,” ujar Indri.

Ia juga menekankan bahwa sebagai lurah, dirinya memandang warga seperti keluarga sendiri. Oleh karena itu, konflik yang muncul akibat proses pencalonan sangat disayangkan.
“Sebagai seorang ibu bagi masyarakat, saya tidak ingin ada konflik dan permusuhan antarwarga hanya karena perbedaan pilihan. Antusiasme warga ini sebenarnya sangat baik, karena menunjukkan keinginan untuk berbuat dan membangun lingkungan,” tambahnya.

Lurah Bukit Sari Indri octania

Indri mengaku bangga dengan tingginya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi di tingkat lingkungan tersebut. Namun ia berharap, dinamika yang terjadi tidak berujung pada perpecahan.

“Dengan kejadian ini, mari kita sama-sama bersatu kembali. Tinggalkan perbedaan, dan fokus membangun Kelurahan Bukit Sari yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Situasi di lapangan sendiri dilaporkan sempat memanas, namun kini mulai kondusif setelah adanya upaya mediasi dari pihak kelurahan serta dukungan aparat keamanan. Warga diharapkan dapat menahan diri dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Editor : Kurnia tim FBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *