Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHHUKUM/KRIMINALNasionalPersTNI/POLRI

SIRING “SILUMAN” DI KOLONG APIN: PROYEK TANPA IDENTITAS, UANG NEGARA DIDUGA DIPUTAR DI BALIK LAYAR

12
×

SIRING “SILUMAN” DI KOLONG APIN: PROYEK TANPA IDENTITAS, UANG NEGARA DIDUGA DIPUTAR DI BALIK LAYAR

Sebarkan artikel ini
Proyek siluman di kolong Apin di kerjakan asal asalan
Proyek siluman di kolong Apin di kerjakan asal asalan

PANGKALPINANG ,Faktababelnews id Proyek pembangunan siring talut di kawasan Kolong Apin, Jalan Mustika, Kelurahan Semabung Lama, menuai sorotan publik. Pasalnya, pekerjaan tersebut berlangsung tanpa dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana lazimnya proyek pemerintah.s 4/05/26

Pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan tetap berjalan normal dengan sejumlah pekerja di lokasi. Namun, tidak ditemukan keterangan terkait nama proyek, sumber anggaran, nilai kontrak, maupun pihak pelaksana.
Kondisi ini memicu tanda tanya dari masyarakat sekitar. Warga menilai, ketiadaan informasi dasar tersebut berpotensi melanggar prinsip keterbukaan dalam pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara.

“Kalau memang proyek resmi, seharusnya ada papan informasi. Biar masyarakat tahu ini proyek apa, dari mana dananya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Salah satu pekerja di lokasi menyebut pekerjaan tersebut dilakukan atas perintah seseorang bernama Edi.

Namun, belum ada kejelasan mengenai identitas maupun peran yang bersangkutan dalam proyek tersebut.
Praktik pembangunan tanpa papan proyek dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi sebagaimana diatur dalam ketentuan pengelolaan proyek pemerintah, termasuk kewajiban penyampaian informasi publik kepada masyarakat.

Pengamat menilai, minimnya informasi dapat membuka celah terjadinya penyimpangan, terutama jika proyek tersebut menggunakan anggaran negara. Selain itu, kondisi ini juga menyulitkan fungsi pengawasan oleh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Pangkalpinang maupun instansi terkait mengenai status proyek tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi terbuka,

termasuk menjelaskan sumber anggaran, pelaksana proyek, serta dasar pelaksanaannya.
Jika tidak, kepercayaan publik dikhawatirkan akan terus menurun seiring munculnya dugaan-dugaan yang belum terjawab.

Editor : A2s          Penulis : Kurnia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *