Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHHUKUM/KRIMINALPersTeknologi

Sinergi Lapas dan Warga, Program Pertanian Tuatunuh Indah Kembangkan Pupuk Kompos Binaan

15
×

Sinergi Lapas dan Warga, Program Pertanian Tuatunuh Indah Kembangkan Pupuk Kompos Binaan

Sebarkan artikel ini
oplus_0

Photo kalapas tuatunu Sugeng indrawan

PANGKALPINANG ,Faktababelnews.id Lapas Kelas IIA Pangkalpinang melalui program pembinaan kemandirian terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Salah satunya diwujudkan lewat program pertanian dan perkebunan bersama warga Kelurahan Tuatunuh Indah.

Kegiatan tersebut digelar di Rumah Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Tuatunuh Indah dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari Camat Gerunggang, Lurah Tuatunuh Indah, Ketua Adat Tuatunuh, Kapolsek Gerunggang, Danramil, para Ketua RT/RW, hingga masyarakat setempat.

Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Indrawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan pembinaan yang diarahkan langsung dari pemerintah pusat.
“Program ini merupakan perintah dari pusat. Di Lapas Tuatunuh, kami mengolah dan memproduksi pupuk kompos sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan,” ujar Indrawan.

Menurutnya, hasil produksi pupuk kompos dari warga binaan kini mulai menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, distribusinya telah menjangkau hampir seluruh kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Alhamdulillah, pupuk kompos hasil produksi warga binaan Lapas Tuatunuh sudah digunakan di hampir seluruh kabupaten se-Bangka Belitung,” tambahnya.

Program ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga menjadi jembatan sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan kelurahan serta desa-desa, produk pupuk kompos tersebut diharapkan mampu mendukung sektor pertanian lokal.

Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari masyarakat Tuatunuh Indah yang hadir. Selain mempererat hubungan sosial, program tersebut dinilai memberikan manfaat ekonomi sekaligus membuka peluang pemberdayaan berkelanjutan.
Dengan adanya sinergi ini, Lapas Kelas IIA Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan agar memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Editor : A2s  penulis : kurnia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *