Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHNasionalOtomatifPersTeknologi

PT GSM Janji Update Progres Perbaikan Jembatan Emas, Publik Pertanyakan Realisasi

17
×

PT GSM Janji Update Progres Perbaikan Jembatan Emas, Publik Pertanyakan Realisasi

Sebarkan artikel ini

 

kapal cargo milik PT GSM menabrak jembatan Emas sudah 3 bulan belum ada perbaikan

Pangkalpinang, Faktababelnews.id Insiden tabrakan tongkang Blue Shapire yang ditarik Tugboat (TB) Majestic Artic milik PT Global Sinergi Maritim (GSM) terhadap tiang fondasi atau bantalan pengaman Jembatan Emas pada 26 Juni 2025 lalu hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat Bangka Belitung.
Hampir setahun pasca kejadian, proses perbaikan aset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

tersebut dinilai berjalan lamban dan belum menunjukkan progres nyata di lapangan. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat yang setiap hari melintasi maupun beraktivitas di sekitar Jembatan Emas.
Menurut keterangan Baron selaku pengurus atau perwakilan perusahaan, sebelumnya proses pekerjaan perbaikan diperkirakan dapat dimulai pada bulan Mei 2026. Namun hingga saat ini, realisasi pekerjaan yang dijanjikan tersebut belum terlihat.

Tim jejaring media juga mengaku telah beberapa kali berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak PT GSM terkait perkembangan perbaikan. Namun, upaya memperoleh kontak resmi perusahaan disebut belum mendapatkan respons yang diharapkan.
Dalam penjelasan sebelumnya, Baron menyampaikan bahwa draf kontrak pekerjaan sebenarnya telah tersedia. Akan tetapi, menurut informasi yang ia terima, kontrak tersebut saat itu belum disahkan sehingga pihak vendor atau kontraktor pelaksana belum memperoleh kepastian untuk memulai pekerjaan pembangunan kembali tiang fondasi Jembatan Emas.

Beberapa minggu kemudian, saat kembali dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Baron menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah menyelesaikan proses penandatanganan kontrak dan berjanji akan memberikan pembaruan terkait progres pekerjaan perbaikan.
“Kontrak sudah ditandatangani dan pihak perusahaan akan meng-update progres pekerjaan,” ujar Baron kepada awak media.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih belum melihat adanya aktivitas perbaikan yang signifikan di lokasi. Kondisi tersebut memunculkan beragam tanggapan dari publik yang mempertanyakan keseriusan pihak perusahaan maupun pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan kerusakan aset publik tersebut.

Jembatan Emas sendiri merupakan salah satu ikon penting Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki fungsi strategis sebagai penghubung serta menjadi kebanggaan masyarakat daerah.
Hingga berita ini dipublikasikan, tim jejaring media menyatakan akan terus memantau dan mengawasi perkembangan proses perbaikan Jembatan Emas serta menunggu realisasi janji pembaruan progres pekerjaan dari pihak PT GSM.

Editor : A2s    Penulis : Kurnia FBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *