Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHHUKUM/KRIMINALTNI/POLRI

Ramadan Tercoreng, Gudang Arak Air Duren Diduga Aktif,. Milik Bos Afu

30
×

Ramadan Tercoreng, Gudang Arak Air Duren Diduga Aktif,. Milik Bos Afu

Sebarkan artikel ini
Photo tempat penyulingan Arak milik Afu Desa AirDuren Pemali kan.Bangka

Pemali, Bangka,Faktababelnews.id Selasa, 24 Februari 2026.
Suasana Ramadan di wilayah Air Duren, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, terusik oleh aroma menyengat yang diduga berasal dari aktivitas produksi minuman keras tradisional jenis arak. Bau fermentasi tercium kuat dari sebuah gudang semi terbuka yang berada tidak jauh dari permukiman warga.

Tim investigasi yang turun ke lokasi pada sore hari mendapati indikasi aktivitas produksi masih berlangsung. Dari pantauan di lapangan, terlihat belasan tungku pembakaran tersusun memanjang di dalam gudang. Sejumlah dandang berukuran besar berbahan kayu serta drum-drim penampungan dalam jumlah cukup banyak juga tampak di area tersebut.

Skala peralatan yang terlihat memunculkan dugaan bahwa produksi dilakukan dalam kapasitas besar. Warga setempat menyebut nama “Bos Afo” sebagai pihak yang diduga terkait dengan aktivitas di gudang tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari yang bersangkutan.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah.
“Biasanya aktivitas sampai menjelang subuh. Baunya kuat sekali, apalagi ini bulan Ramadan. Kami merasa terganggu,” ujarnya.

    Photo belasan tungku yang di pakai pembuatan Arak Afu

Legalitas Dipertanyakan
Keberadaan belasan tungku aktif di tengah bulan suci memunculkan pertanyaan publik terkait legalitas usaha tersebut. Apakah aktivitas produksi itu telah mengantongi izin resmi? Ataukah berjalan tanpa dasar hukum yang jelas?
Jika terbukti memproduksi atau mengedarkan minuman beralkohol tanpa izin, aktivitas tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Pasal 300 dan Pasal 204 KUHP serta peraturan daerah terkait pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

Publik Minta Aparat Bertindak
Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum. Warga berharap Polres Bangka segera melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Penegakan hukum yang adil dan tanpa tebang pilih menjadi harapan warga, terlebih dugaan aktivitas tersebut berlangsung di bulan Ramadan yang sarat nilai sosial dan keagamaan.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang disebut maupun dari aparat kepolisian terkait dugaan aktivitas produksi arak tersebut. Publik pun menanti kepastian — apakah akan ada tindakan tegas, atau persoalan ini berlalu tanpa kejelasan.

Tim investigasi Faktababelnews.id //Indr4one,CQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *