
BANGKA BARAT ,Faktababelnews.id Pendekatan humanis dan persuasif yang dilakukan Polres Bangka Barat terhadap aktivitas penambangan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampak membuahkan hasil.
Aktivitas penambangan di kawasan tersebut kini berhenti. Sejumlah ponton yang sebelumnya digunakan untuk aktivitas penambangan juga mulai ditarik keluar oleh pemiliknya.
Langkah tersebut dilakukan Polres Bangka Barat melalui komunikasi dengan tokoh masyarakat dan warga di sekitar DAS Kampak, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui komunikasi serta imbauan secara persuasif, warga pemilik ponton merespons dengan baik dan secara sukarela menarik peralatan tambang dari kawasan DAS Kampak.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, pendekatan persuasif menjadi salah satu upaya yang dikedepankan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Kami mengajak masyarakat untuk memahami bahwa menjaga lingkungan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama,” kata Iptu Yos Sudarso, menyampaikan pernyataan Kapolres Bangka Barat, Selasa (18/8/2026).
Ia menjelaskan, komunikasi dengan tokoh masyarakat di sekitar DAS Kampak turut membantu meningkatkan kesadaran warga untuk menghentikan aktivitas penambangan serta menarik ponton dari lokasi.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang merespons imbauan dengan baik dan secara sukarela mulai menarik ponton dari lokasi. Ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dapat menghasilkan solusi bersama,” ujarnya.
Polres Bangka Barat memastikan pemantauan terhadap kawasan DAS Kampak akan terus dilakukan. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan kembali aktivitas penambangan yang melanggar ketentuan hukum.
“Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kawasan DAS Kampak agar tetap aman, tertib dan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas yang tidak sesuai ketentuan,” katanya.
Berdasarkan pemantauan pada Selasa (18/8/2026), kondisi DAS Kampak terpantau aman dan kondusif.
Tidak ditemukan lagi aktivitas penambangan di lokasi, sementara sejumlah ponton mulai ditarik keluar oleh pemiliknya.
Polres Bangka Barat menegaskan pendekatan komunikasi dan persuasif akan terus dikedepankan, sembari tetap melakukan pengawasan guna mencegah kembali munculnya aktivitas penambangan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kelestarian kawasan DAS Kampak.
Redaksi FBN





