
Babel ,Faktababelnews.com Sejumlah pekerja di Gudang Kuday Sungailiat menyuarakan keberatan atas pemberitaan yang dinilai terus-menerus mengaitkan pemilik usaha, Akbar Kuday, dengan berbagai isu pertimahan di Bangka Belitung. Mereka menilai pemberitaan tersebut tidak memberikan ruang yang seimbang bagi pihak yang diberitakan untuk menyampaikan klarifikasi.
Salah seorang pekerja, Eno, mengaku prihatin karena tempatnya bekerja terus menjadi sorotan melalui pemberitaan bernada negatif. Menurutnya, fokus pemberitaan yang berulang terhadap satu pihak dapat memengaruhi persepsi publik dan berdampak terhadap para pekerja yang menggantungkan penghidupan di perusahaan tersebut.
Eno juga mengklaim mengetahui adanya hubungan antara oknum media dengan pihak perusahaan. Ia bahkan menyebut pemilik usaha diduga memiliki bukti transfer kepada sejumlah pihak. Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti yang ditampilkan kepada publik dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Senada dengan Eno, pekerja lain yang meminta identitasnya disamarkan sebagai ANDR mempertanyakan alasan mengapa hanya Akbar Kuday yang menjadi sorotan,
sementara menurutnya masih terdapat pelaku usaha lain di sektor pertimahan, Ia juga menyampaikan pandangannya terkait aktivitas pengawasan di lokasi kerja. Menurut ANDR, petugas yang disebut rutin melakukan pemantauan
mengetahui aktivitas di gudang tersebut. Pernyataan itu merupakan pendapat pribadi narasumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Di sisi lain, mahasiswa Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, Teguh Aprianto, menilai pemberitaan yang baik seharusnya tetap mengedepankan prinsip keberimbangan.
Menurutnya, media perlu memberikan kesempatan yang memadai kepada pihak yang menjadi objek pemberitaan untuk menyampaikan tanggapan, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh
Eno dan ANDR berharap pemberitaan terkait tempat mereka bekerja dapat disajikan secara lebih proporsional. Mereka mengaku khawatir pemberitaan negatif yang terus berulang akan berdampak pada keberlangsungan pekerjaan dan kondisi ekonomi keluarga mereka,
Hingga berita ini disusun, pernyataan para pekerja tersebut merupakan klaim dan pendapat narasumber. Informasi mengenai dugaan transfer kepada oknum media maupun penilaian terhadap pemberitaan belum dapat diverifikasi secara independen. Prinsip praduga tak bersalah dan keberimbangan tetap harus dikedepankan dalam menyikapi persoalan tersebut.













