Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHNasionalOtomatifPersTeknologi

Dirut PT BBBS Tegaskan Slag PT BTI Diperoleh Lewat Hibah, Disiapkan untuk Riset dan Hilirisasi

11
×

Dirut PT BBBS Tegaskan Slag PT BTI Diperoleh Lewat Hibah, Disiapkan untuk Riset dan Hilirisasi

Sebarkan artikel ini
Photo Direktur BUMD Bangka Belitung Eka Mulya
Photo Direktur BUMD Bangka Belitung Eka Mulya

Pangkalpinang, Faktababelnews.id – Direktur Utama PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (PT BBBS), H. Eka Mulia Putra, memberikan penjelasan terkait polemik pemindahan slag atau limbah terak timah dari gudang PT Bangka Tin Industry (BTI) di Kawasan Industri Jelitik, Sungailiat, menuju gudang sementara milik PT BBBS di kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang.

Dalam keterangannya pada Rabu (8/7/2026), Eka menegaskan bahwa seluruh proses perolehan slag dilakukan melalui mekanisme hibah, bukan melalui transaksi jual beli ataupun kerja sama komersial sebagaimana isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Eka, PT BBBS pada April 2026 mengajukan permohonan hibah sebanyak 2.000 ton slag yang tersimpan di gudang PT BTI. Permohonan tersebut kemudian disetujui oleh PT BTI pada Mei 2026, sehingga kepemilikan slag secara resmi diperoleh melalui mekanisme hibah.

“Perolehan slag ini sepenuhnya melalui mekanisme hibah. Tidak ada transaksi jual beli maupun kerja sama komersial sebagaimana yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, slag tersebut tidak akan diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sebagai bahan penelitian dan pengembangan teknologi untuk mengetahui kandungan mineral yang masih memiliki nilai ekonomis serta metode pengolahan yang paling efektif.
“Langkah awal kami adalah melakukan penelitian. Kami ingin mengetahui potensi ekonomi yang masih terkandung dalam slag serta teknologi yang paling tepat untuk mengolahnya,” katanya.

Selain kegiatan riset, PT BBBS juga tengah mempersiapkan pengembangan industri hilirisasi mineral melalui rencana pembangunan smelter khusus pengolahan limbah slag di Bangka Belitung dengan menggandeng investor sesuai ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

Menurut Eka, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi hilirisasi agar limbah terak timah dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.
Ia juga membantah isu yang menyebutkan slag tersebut akan dikirim ke luar negeri.

“Tidak ada rencana pengiriman slag ke luar negeri. Fokus kami adalah membangun industri pengolahan di Bangka Belitung agar manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat daerah,” tegasnya.
Eka menambahkan, PT BBBS berkomitmen menjalankan seluruh proses sesuai regulasi yang berlaku serta mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Apabila hasil penelitian menunjukkan slag masih memiliki nilai ekonomis, pembangunan fasilitas pengolahan di Bangka Belitung diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menarik investasi, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat sektor hilirisasi industri pertambangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan penjelasan tersebut, PT BBBS berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai tujuan pemindahan slag dari gudang PT BTI, yaitu sebagai bagian dari upaya riset, pengembangan teknologi, dan percepatan hilirisasi industri di Bangka Belitung, bukan untuk kepentingan ekspor maupun aktivitas komersial.
(Redaksi Faktababelnews.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *