Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDAERAHNasionalPersTNI/POLRI

Lapas Pangkalpinang dan Warga Tuatunu Indah Gotong Royong Bangun Kawasan Agro Culture

5
×

Lapas Pangkalpinang dan Warga Tuatunu Indah Gotong Royong Bangun Kawasan Agro Culture

Sebarkan artikel ini
Photo kegiatan lapas tuatunu Deng masyarakat Tuatunuh indah

 

Photo kegiatan lapas tuatunu Deng masyarakat Tuatunuh indah

PANGKALPINANG ,Faktababelnews.id Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap ketahanan pangan ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang bersama warga Kelurahan Tuatunu Indah melalui kegiatan gotong royong persiapan lahan Agro Culture di lingkungan Pesantren Manba’ul Ulum, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Pangkalpinang dalam mendukung Program Kelurahan Binaan sekaligus menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat.

Gotong royong melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat Kelurahan Tuatunu Indah, personel Polsek Gerunggang, santri Pesantren Manba’ul Ulum, hingga pegawai dan peserta magang Lapas Pangkalpinang. Sinergi lintas elemen ini menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi dalam mengoptimalkan lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi kawasan pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Sugeng Indrawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menyiapkan lahan pertanian, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan instansi.
“Selain untuk menyiapkan lahan Agro Culture, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, keterlibatan peserta magang dan para santri memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya sektor pertanian sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta bergotong royong membersihkan lahan, meratakan area tanam, serta melakukan pengukuran lokasi yang nantinya akan dimanfaatkan untuk budidaya berbagai komoditas hortikultura. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi terbentuknya kawasan Agro Culture yang produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, petugas Lapas Pangkalpinang, Suryanto, mengapresiasi antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Semangat kebersamaan ini menjadi modal utama dalam mewujudkan kawasan Agro Culture yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Melalui kolaborasi yang terjalin antara Lapas, pemerintah kelurahan, aparat keamanan, pesantren, dan masyarakat, kawasan Agro Culture di lingkungan Pesantren Manba’ul Ulum diharapkan segera terwujud sebagai pusat edukasi pertanian sekaligus motor penggerak ketahanan pangan di Kelurahan Tuatunu Indah.

Editor : A2s FBN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *